Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dan Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES
Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dan Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

Rencana sejumlah kepala desa yang tetap akan menyuplai Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di seluruh agen ditanggapi Bupati Tulungagung Maryoto Birowo. Menurutnya, dirinya sudah mengingatkan jika distribusi BPNT aturannya sudah jelas, sebaiknya kepala desa mengikutinya.

"Aturannya jelas, tolong dikoordinasikan secara teknis," jelasnya.

Baca Juga : Slonong Boy, Pria Asing Berlumur Darah dan Telanjang Dada Bikin Kaget Pemilik Rumah

Jika sudah ada aturan kemudian kepala desa ngeyel, maka dirinya tidak dapat menghentikan implikasi hukum yang ditimbulkan.

"Jika aturan tidak dilaksanakan, maka implikasinya masalah hukum, ini yang harus diperhitungkan" paparnya.

Namun, sebagai kepala pemerintahan Maryoto tidak ingin membawa masalah ini ke jalur hukum dan memilih untuk terus melakukan koordinasi agar masalah BPNT ini tidak berkepanjangan.

"Mereka (AKD) sudah menghadap, melalui sekda juga sudah kita ingatkan," paparnya.

Senada dengan Maryoto, ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Marsono mengatakan jika persepsi antara kepala desa dan pemerintah daerah belum jalan.

Baca Juga : Data Seleksi Siswa Berubah Misterius, Disdikbud Lapor Polisi

"Ini bukan kisruh, cuma untuk menyamakan persepsi belum. Komandonya adalah bupati, beliau adalah Komando tunggal dan kami (DPRD) akan dukung penuh," jelasnya.

Kepala desa menurut Marsono adalah ujung tombak daripada penyampai bantuan, jika ada hal teknis yang belum mempunyai pandangan sama, dirinya meminta agar bupati dan AKD lebih intensif menjalin komunikasi.

"Intinya, kami akan komunikasikan. Kalau ada hal teknis ini perlu diselesaikan. Yang terpenting rakyat (KPM) ini terimanya bantuan maksimal dan tepat sasaran," pungkasnya.