Habib Bahar bin Smith (Foto:  BBC.com)
Habib Bahar bin Smith (Foto: BBC.com)

Penangkapan kembali Bahar bin Smith hingga kini masih menjadi sorotan.  

Diketahui, Bahar bin Simth sempat bebas melalui program asimilasi pada Sabtu (16/5/2020). Namun, ia kembali ditangkap karena dianggap telah melanggar sejumlah aturan asimilasi.  

Bahar bin Smith pun kembali ditangkap pada Selasa (19/5/2020) pukul 02.00 WIB.  Video detik-detik penangkapan Bahar bin Smith pun sempat beredar di media sosial Twitter.  

Diketahui, dini hari itu Bahar dibawa petugas menuju Lapas Gunung Sindur, Bogor, untuk melanjutkan masa pidananya.  Namun, kini muncul kabar bahwa Bahar dipindahkan ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.  

Dipindahkannya Bahar ke Nusakambangan ini karena massa simpatisannya membuat keributan di Lapas Gunung Sindur.  Sehingga Ditjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM memutuskan memindahkan Bahar ke Nusakambangan.  

Kabar ini dibenarkan oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika Aprianti.  "Simpatisan yang memaksa ingin mengunjungi Habib Bahar berkerumun, berteriak-teriak dan melakukan tindakan provokatif yang menyebabkan perusakan fasilitas negara berupa pagar lembaga pemasyarakatan," ujar Rika Aprianti. 

Dikatakan Rika, sejak Bahar berada di Lapas Gunung Sindur, banyak pendukungnya yang kerap datang dan berkumpul.  Hal itu sangat mengganggu keamanan dan ketertiban lapas.  

Kini diketahui Bahar telah dipindahkan ke Lapas Kelas I Batu Nusakambangan sejak Selasa (19/5/2020) malam dengan pengawalan polisi.