foto petugas medis memggunakan APD dengan tulisan #tulungagungterserah (ist)
foto petugas medis memggunakan APD dengan tulisan #tulungagungterserah (ist)

Beberapa hari terakhir beredar hastag Indonesia terserah (#indonesiaterserah) di media sosial.

Hastag ini sebagai wujud keprihatinan dari petugas medis, lantaran masyarakat sudah tak peduli dengan protokol kesehatan untuk menghentikan penularan Covid-19, seperti mengabaikan physical distancing.

Baca Juga : Viral Postingan Netizen Ingin Jabat Tangan Pasien Covid-19, PPNI Jember Angkat Bicara

Hastag itu seakan juga menggambarkan jika seolah-olah petugas medis sudah menyerah merawat pasien positif Covid-19, lantaran sikap masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan di tengah pandemi Covid- 19.

Begitu juga di Tulungagung muncul hastag Tulungagung terserah (#tulungagungterserah). Di Tulungagung, terlihat seorang petugas medis dengan memakai baju APD warna putih bertuliskan #tulungagungterserah berwarna merah pada bagian punggungnya.

Di bawah tulisan #tulungagungterserah itu ada tulisan "sakkarepmu" atau jika diterjemahkan berarti "terserah kamu".

Sekilas dalam foto itu terlihat seperti di salah satu ruang emergency RSUD dr. Iskak Tulungagung, di ruang red zone.

Namun Humas RSUD dr Iskak, Muhammmad Rifa'i saat dikonfirmasi menampik jika foto itu diambil di rumah sakitnya.

"Kalau kita cermati secara detail, ini bukan di RSUD dr. Iskak," kata Rifa'i dengan tegas.

Pria ramah ini berdalih ada perbedaan antara ruang red zone RSUD dr. Iskak dan foto tersebut.

Meski sama-sama bertembok merah, namun lantai pada foto itu berwarna putih, sedang red zone baik tembok dan lantainya berwarna merah.

Selain itu pada ruang red zone terdapat peralatan medis yang cukup lengkap, sedang pada foto tak nampak adanya peralatan medis.

Baca Juga : Lawan Covid-19, Unisba dan IDI Bagikan 15.000 Masker Gratis di 21 Kelurahan se Kota Blitar

Rifa'i menduga foto ini diambil di salah satu fasilitas kesehatan di Tulungagung. Namun dirinya tak tahu pasti tempat dalam foto itu.

"Dimana tempatnya saya kok kurang begitu familiar (baca tahu)," ujarnya.

Saat disinggung terkait hastag tersebut, Rifa'i berpendapat jika hastag itu muncul dengan tujuan baik.

Petugas kesehatan bermaksud mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga diri dari Covid-19, dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Intinya mengingatkan kita semua, mereka (petugas medis) sudah berada di garda terdepan untuk mengatasi pandemi ini, mereka berharap agar masyarakat tolong patuhi protokol kesehatan," terangnya.

Adanya hastag itu, lanjut Rifa'i tidak berpengaruh dengan pelayanan dari petugas medis di RSUD dr. Iskak.

"Kita tahu dak terpengaruh, kita tetap melakukan perawatan secara profesional," pungkasnya.