Mobil travel ilegal yang diamankan oleh Polres Tulungagung (Joko Pramono/ JatimTIMES)
Mobil travel ilegal yang diamankan oleh Polres Tulungagung (Joko Pramono/ JatimTIMES)

Sebuah mobil minivan warna putih diamankan oleh petugas di pos check point Gondang.

Mobil ini diamankan lantaran membawa 4 TKI yang baru pulang menuju Trenggalek tanpa dilengkapi dokumen kesehatan yang menyatakan mereka terbebas dari Covid- 19.

Baca Juga : Hari Kedua PSBB, 152 Kendaraan Diarahkan Putar Balik dari Malang

Selain itu mobil pribadi ini juga berubah menjadi mobil travel ilegal dadakan.

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi mengatakan, mobil van berisi 4 orang penumpang dan 1 orang pengemudi ini dihentikan pada Sabtu (16/05) malam kemarin.

Awalnya pengemudi mencoba mengelabui petugas dengan memanfaatkan jalan-jalan kecil untuk bisa melintasi Tulungagung menuju ke Trenggalek.

Saat melintas ke arah Trenggalek di pos check point Gondang, petugas yang curiga langsung melakukan pengejaran dan menghentikan mobil minivan itu.

Pengemudi travel tak bisa mengelak terlebih setelah seluruh penumpang di dalamnya tak saling kenal.

“Kita curiganya ini mobil berisi banyak penumpang kemudian saat kita minta berhenti dan kita tanya satu sama lain, rupanya mereka tak saling kenal, nah akhirnya bisa diketahui mereka ini memang bukan satu keluarga,” ujarnya.

Aris menjelaskan, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku, pengemudi travel langsung ditilang dan satu kendaraan disita hingga proses hukum lebih lanjut.

Untuk keempat penumpangnya dan pengemudinya yang merupakan warga Trenggalek langsung diserahkan kepada gugus tugas Kabupaten Trenggalek, guna proses lebih lanjut.

“Karena mereka semua warga Trenggalek, makanya kita serahkan kepada gugus tugas Trenggalek,” jelasnya.

Baca Juga : Bupati Sanusi Batal Menandai Rumah Pasien Covid-19

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pengemudi beserta penumpang mobil minivan itu langsung dicek suhu tubuhnya sesuai dengan protokol kesehatan saat ini.

Hasilnya suhu tubuh mereka masih berada di kisaran normal dan mereka tidak mau menambahkan gejala klinis mirip Covid- 19.

“Secara kesehatan tidak ada yang mencurigakan, namun kita belum sampai rapid test, kita sebatas pada pemeriksaan kesehatan dan deteksi dari dinas kesehatan yang ada di pos check point,” terangnya.

Sementara itu Sekertaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, Sukaji mendukung upaya pihak kepolisian yang memperketat check point mengingat sesuai dengan data yang dimilikinya terdapat 19 ribu TKI asal Tulungagung yang berpotensi pulang ke Tulungagung.

“Kita sudah membuat MoU dengan Polres, tujuannya untuk memproses temuan seperti ini termasuk travel ilegal seperti ini sehingga ada penanganan yang tuntas,” pungkasnya.