Sebelum semprot rumah dan jalan di desa Betak, seluruh relawan melakukan koordinasi / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Sebelum semprot rumah dan jalan di desa Betak, seluruh relawan melakukan koordinasi / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

Tim yang terdiri dari aparatur desa dan relawan di desa Betak Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung melaksanakan kegiatan pencegahan resiko penularan virus corona. Mereka keliling desa untuk menyomprot cairan disinfektan atau zat pembunuh kuman dan virus, di seluruh rumah warga dan setiap jalan yang ada di desa yang dikenal dengan kampung TKI itu.

Disinfektan yang disemprot ini disediakan dari anggaran dana desa dan penyemprotan dilakukan dengan menggunakan tangki dengan bekerja sama pihak damkar Satpol PP Tulungagung.

Kepala desa Betak, Catur Subagyo mengatakan penyemprotan serentak dilakukan di seluruh dusun yang ada di wilayah kepemimpinannya.

"Warga minta bukan hanya jalan, namun pekarangan atau tiap hunian minta disemprot," kata Bagyo, Kamis (02/04) siang.

Lanjutnya, kegiatan penyemprotan disinfektan yang dilakukan pihaknya guna menindaklanjuti instruksi pemerintah dalam hal pencegahan peyebaran virus corona atau covid-19.

"Kecuali instruksi, kita memang punya inisiatif bersama, tentu ini semua tugas kita bersama saling menjaga dan mengingatkan," ujarnya.

Pihaknya dalam kegiatan ini juga mensosialisasikan agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi buah dan sayur, makan buah dan olahraga agar imun tubuh meningkat dan tidak gampang tertular oleh penyakit menular.

"Termasuk tetap meminta selalu menjaga kebersihan, mencuci tangan setiap saat dengan detergen serta jika merasa kurang enak badan untuk menghubungi petugas medis atau pemerintah desa, tidak perlu takut dan panik," tambah Kades yang juga pernah sukses menjadi TKI itu.

Tampak anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga turut membantu pelaksanaan kegiatan yang bertajuk" Desa Tanggap Covid-19 (Corona)" dengan moto bersama kita bisa itu.

Sementara itu, salah seorang warga Heru Budi Santoso (35) yang bertempat tinggal di RT 4 RW 8 Dusun Manding mengatakan senang atas kepedulian pemerintah desa dalam upaya pencegahan penularan virus corona itu.

"Kami sangat senang, memang warga berharap agar ini dapat rutin dilaksanakan ke depan," kata Heru.

Sebelum mendapatkan semprotan dari desa, warga di RT nya sudah melakukan kegiatan serupa berupa penyemprotan terbatas dari rumah ke rumah di lingkungannya sendiri dengan swadaya.

"Kita beberapa hari lalu sudah melakukan kegiatan ini dengan disinfektan yang kita buat sendiri. Jika kini pihak desa melakukan lagi tentu ini yang kita harap, semoga bukan diprioritaskan di jalan tapi lebih masuk ke pekarangan rumah," pungkasnya.