Jasad bayi yang dievakuasi petugas, usai ditemukan warga. (Foto: Ist)
Jasad bayi yang dievakuasi petugas, usai ditemukan warga. (Foto: Ist)

Kasus pembuangan bayi yang jasadnya ditemukan di sungai yang ada di kawasan Jalan Joyo Tamansari RT 5 RW 6, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, masih terus diselidiki Polsek Lowokwaru.

Saat ini, petugas masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pembuang bayi, yang diduga dari hasil hubungan gelap pelaku pembuang bayi.

Kapolsek Lowokwaru Kompol Rizky Putra Erryka Adi Wijaya S.I.K menjelaskan, jika pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap warga sekitar. Kepolisian juga melacak informasi apakah ada warga sekitar atau penghuni kos-kosan yang terdapat indikasi baru saja melahirkan.

"Sudah kami cari informasi-informasi mengenai apakah ada yang baru melahirkan. Tapi sejauh ini kami belum dapatkan petunjuk," jelasnya.

Pihak Polsek Lowokwaru, juga telah memerintahkan anggota untuk mencari tahu informasi di rumah sakit ataupun puskesmas setempat, adakah orang yang baru saja melahirkan.

"Kami sudah perintahkan, namun masih belum ada laporan. Tapi kami akan berupaya untuk semaksimal mungkin," bebernya saat ditemui di Polresta Malang Kota, pekan ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan, jika dilihat dari ukuran fisik bayi, diduga bayi tersebut bukan baru dilahirkan. Bayi tersebut nampak seperti sudah beberapa bulan dilahirkan.

"Ya dari ukuran memang nampaknya seperti bukan baru saja dilahirkan. Tapi kami masih terus melakukan pendalaman semoga bisa terungkap," pungkasnya.

Sebelumnya, warga Jalan Joyo Tamansari, RT 5, RW 6, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, dibuat heboh. Pasalnya salah seorang warga yang menemukan jasad bayi yang sudah mulai rusak menyangkut pada sampah di sungai setempat, (6/1/2020).