Relawan Alap-Alap Jokowi bersama presiden di sebuah acara di Tulungagung. / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

Relawan Alap-Alap Jokowi bersama presiden di sebuah acara di Tulungagung. / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES



Alap-Alap Jokowi yang merupakan relawan Joko Widodo (Jokowi) dalam pilpres lalu mendukung sepenuhnya presiden dalam memilih anggota kabinet untuk periode lima tahun mendatang. Tugas Alap-Alap Jokowi hanya memenangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam kontestasi pilpres.

“Tugas kami sebagai relawan sudah selesai, yakni membantu Joko Widodo-Ma’ruf Amin memenangkan pilpres. Itu saja,” kata Koordinator Alap-Alap Jokowi  Kabupaten Tulungagung Mayang Nugroho, Kamis (24/10) dalam siaran pers yang ditulisnya.

Alap-Alap Jokowi tidak akan pernah masuk ke persoalan lain, khususnya yang menjadi domain presiden atau hak prerogatif presiden. “Kami sebagai relawan sudah terhormat bisa membantu Bapak (Jokowi) memenangkan pilpres. Tentu saja ini menjadi kebanggaan kami. Maka dari itu, setelah pilpres selesai, relawan kembali ke habitat masing-masing, balik kandang. Yang jadi petani, maka kembali ke sawah. Yang pengusaha juga kembali menjalankan aktivitas bisnisnya. Yang jadi nelayan ya kembali melaut.  Jadi, simpel saja. Namanya juga relawan. Sama sekali nggak ada tendensi atau kepentingan yang lain kecuali memenangkan Jokowi di pilpres. Titik!” ujar Mayang.

Alap-Alap Jokowi tetap militan dalam mengawal Jokowi. Alap-Alap Jokowi selalu siap digerakkan sewaktu-waktu apabila dibutuhkan. Namun, Alap-Alap Jokowi tidak akan pernah masuk ke ranah Jokowi sebagai presiden. 

 “Kami mendukung Bapak (Jokowi) untuk membangun bangsa ini lebih maju. Dan kami tidak akan pernah meragukan komitmen beliau untuk membangun bangsa ini. Kita total ada di belakang Pak Jokowi, karena kita bangga bersama Pak Jokowi,” tegasnya.

Meski relawan sudah kembali ke habitat masing-masing, dia  berharap kepada anggota Alap-Alap Jokowi yang tersebar mulai Aceh, Lampung, Jambi, Batam, Jakarta dan sekitarnya, Garut, Jawa Tengah, DIY, Tulungagung, Jawa Timur, Samarinda, Manado, Makassar, Kendari, Ambon, NTB, NTT, dan Papua untuk tetap mendoakan Jokowi-KH Ma’ruf Amin dalam memimpin bangsa Indonesia. Selanjutnya, relawan yang tersebar dari Aceh hingga Papua tersebut bisa menjadi wadah silaturahmi anak bangsa.

Sejak Alap-Alap Jokowi dibentuk di Jogja Expo Center (JEC) pada Maret 2015, komitmennya sudah jelas. Yakni mengawal Jokowi dengan mandiri. Artinya, segala bentuk kegiatan atau pertemuan yang diinisiasi oleh Alap-Alap Jokowi berasal dari swadaya relawan.

“Bikin kaos saja kita iuran sendiri-sendiri. Kalau ada rezeki yang lebih, bisa untuk menyubsidi yang lain. Kenapa demikian? Karena kita bangga bersama Jokowi, bangga menyongsong kemajuan dan kesatuan bangsa bersama Bapak Jokowi,” papar Mayang.

Selain itu, sejak didirikan,  Alap-Alap Jokowi tidak pernah ada struktur organisasinya sehingga tidak mengenal ketua, komandan ataupun koordinator. “Semua koordinator, semua menjadi pasukan. Pasukan yang memiliki jiwa petarung untuk memenangkan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin,” pungkasnya. 

 


End of content

No more pages to load