Saling dukung, petugas satpol PP menmbantu menyangga pelajar yang digendong rekanya saat melepas paku di pohon (foto : Joko Pramono/JatimTIMES)

Saling dukung, petugas satpol PP menmbantu menyangga pelajar yang digendong rekanya saat melepas paku di pohon (foto : Joko Pramono/JatimTIMES)



Memperingati Hari Kebersihan Dunia yang jatuh pada 24 September mendatang, ratusan aktivis pecinta lingkungan di Tulungagung melakukan bersih-bersih lingkungan, Jum’at (20/9/19).

Aksi bersih lingkungan ini melibatkan juga pelajar, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Segenap instansi seperti Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Kepolisian dan TNI turut serta dalam kegiatan ini.

Bersih-bersih dilakukan dengan menyusuri jalan, mulai dari Alun-alun Tulungagung ke selatan hingga perempatan TT, lalu kS timur hingga perlintasan kereta api di Jalan A.Yani Timur.

Diteruskan ke utara sepanjang Jalan Antasari hingga perlintasan kereta api di Jalan Kapten Kasihin. Diteruskan ke barat hingga SMPN 1 Kedungwaru, ke selatan hingga Jalan Basuki Rahmat hingga kembali ke Alun-alun Tulungagung.

“Peserta yang mengikuti kegiatan ini sekitar 400 orang,” ujar Karsi Nero, Ketua Komunitas Daun Tulungagung.

Pembersihan difokuskan dengan mencabut paku, reklame yang dipaku dan tali yang ada di pohon. Dengan beralatkan tang dan pengungkit paku, ratusan peserta menyusuri pepohonan di jalan protokol kabupaten ini.

Selanjutnya, paku, reklame yang dipaku dan tali yang berada di pohon dikumpulkan untuk didata.

“Membersihkan dari jantung kota dan (mulai) dari jantung kita sendiri,” ujar pria gondrong yang pernah menerima penghargaan Kalpataru dari Presiden Joko Widodo itu.

Salah satu peserta dari SDN 1 Kampungdalem, Balqis merasa mendapat pengetahuan dari kegiatan ini. Betapa pentingnya untuk menjaga kebersihan dan membuang sampah di tempatnya.

Gadis berjilbab kelas V SD itu berharap agar kegiatan ini bisa diadakan rutin tiap tahun.

“Semoga dengan kegiatan ini Tulungagung semakin bersih dari sampah dan bisa bebas sampah,” tutur gadis berjilbab itu.


End of content

No more pages to load