Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar bersama Waka Polres Kompol Ki Ide Bagus Tri saat laksanakan Salat Ghaib (Foto : Anang Basso / TulungagungTIMES)

Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar bersama Waka Polres Kompol Ki Ide Bagus Tri saat laksanakan Salat Ghaib (Foto : Anang Basso / TulungagungTIMES)



Setelah apel pagi, ada kegiatan yang tak seperti biasanya terjadi di Mapolres Tulungagung, Kamis (12/09) pagi. Bertempat di Masjid Baitul Iman yang berada di kompleks Mapolres, jajaran pejabat utama dan anggota menggelar Salat Ghaib untuk mantan presiden Republik Indonesia BJ Habibie.

Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar dan Waka Polres Kompol Ki Ide Bagus Tri tampak khusyu' mengikuti proses salat ini.

"Sebenarnya kegiatan melaksanakan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) tiap Kamis, namun pada hari ini ada yang tidak sama yaitu dilaksanakan Salat Ghaib," ujar Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar setelah kegiatan.

Setelah Salat Ghaib, para jamaah yang merupakan anggota Polres Tulungagung tampak duduk khidmad membacakan tahlil dan doa yang juga dikhususkan untuk BJ Habibie. 
"Kita laksanakan Salat Ghaib untuk mantan presiden ketiga yaitu Pak Habibie," kata Tofik.

Selain itu, Tofik mengatakan, BJ Habibie merupakan sosok yang sangat menginspirasi generasi muda Indonesia terutama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Beliau telah meninggalkan kita, sebagai warga negara yang pernah dipimpin kita doakan beliau husnul khatimah karena beliau adalah sosok yang luar biasa," paparnya.

Selain itu, Polres Tulungagung juga mengibarkan bendera setengah tiang selama tiga hari dalam rangka turut berduka atas gugurnya salah satu bapak bangsa.

Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) meninggal dunia pada Rabu 11 September 2019. Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya. Mantan presiden BJ Habibie meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019.


End of content

No more pages to load