Bagus Hendriawan, Pejabat pelaksana teknis kegiatan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (foto : Joko Pramono/Jatim Times)

Bagus Hendriawan, Pejabat pelaksana teknis kegiatan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (foto : Joko Pramono/Jatim Times)



Untuk bisa mencairkan bantuan operasional dari Pemkab Tulungagung sebesar 250 ribu per bulan, guru tidak tetap (GTT) di lingkup Pemkab Tulungagung harus memenuhi beberapa persyaratan. Salah satunya harus mengajar selama 24 jam dalam satu minggu.

Hal itu diungkapkan oleh Plt Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, Bagus Hendriawan, Rabu (3/9/19).

“Harus mengajar setidaknya 24 jam dalam seminggu,” ujarnya saat ditemui di kantornya.

Selain harus mengajar selama 24 jam seminggu, GTT yang bersangkutan juga harus mengantongi surat penugasan dari sekolah tempatnya mengajar.

Saat ini ada sekitar 1.700 dari sekitar 4 ribuan GTT yang menerima bantuan operasional dari Pemkab Tulungagung. Meraka adalah guru Sekolah Dasar (SD) yang mengajar kelas.

Jumlah itu tetap setiap tahunya selama 2 tahun terakhir.

Pembayaran bantuan operasional meereka terima setiap 4 bulan sekali. Sebelum mencairkan bantuan operasional itu, pihak Dinas Pendidikan akan melakukan verifiikasi terhadap GTT terkait.

“SK pencairanya itu melalui verifikasi dari setiap UPT (unit Pelaksana Teknis yang ada di tiap kecamatan),”ujar Bagus.

Verifikasi dilakukan seputar jam mengajar GTT selama 24 jam selama seminggu dan SK penugasanya.

Bantuan operasional yang dicairkan nantinya akan diterima utuh oleh GTT tanpa potongan pajak. Untuk 4 bulan pertama sudah diterimakan pada bulan Mei lalu. Sedang untuk tahap 2, rencananya akan dicairkan pada Bulan September ini, menunggu proses verifikasi selesai.

“Setiap pencairan ada perubahan, mungkin GTT mengundurkan diri, diangkat CPNS kita harus ada SK baru berdasarakn usulan dari UPT,” terang Bagus.

Tiap tahun anggaran yang disiapkan untuk bantuan operasional ini sekitar 5,1 milyar yang bersumber dari APBD Kabupaten.


End of content

No more pages to load