Bupati Tulungagng, Maryoto Birowo (baju hitam) didepan rumah Tukirin dan Katini yang hampir roboh, Katirin (duduk) di belakang  Bupati  (foto : dok. Kominfo Tulungagung))

Bupati Tulungagng, Maryoto Birowo (baju hitam) didepan rumah Tukirin dan Katini yang hampir roboh, Katirin (duduk) di belakang Bupati (foto : dok. Kominfo Tulungagung))



Mengunjungi rumah Katini dan Tukirin yang sudah hampir roboh, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo meminta kepada masyarakat Tulungagung agar peka dan membantu kehidupan masyarakat yang kekurangan. 

Bahkan secara langsung, dirinya memerintahkan pada dinas terkait untuk membongkar rumah tersebut dan menggantinya dengan rumah layak huni.

Kondisi rumah di jalan kapten patimura gg 1, RT. 1/RW.1 Desa Tertek Kec.Tulungagung milik suami istri tersebut sudha sangat memprihatinkan.

Rumah yang berdinding bambu itu sudah terlihat miring dan bisa setiap saat roboh menimpa penghuninya.

"Selaku pemerintah daerah mengharapkan jajaran dari tingkat desa/kelurahan ,kecamatan maupun dari Dinas terkait untuk lebih peka dengan kondisi warga miskin yang perlu mendapatkan bantuan,  agar mereka bisa lebih layak hidupnya jangan sampai nasibnya terabaikan " tegas Bupati .

Dalam mkesempatan itu pula Maryoto menyerahkan bantuan pada pasangan lansia tersebut. Bantuan itu diharapkan bisa meringankan beban mereka.

Maryoto mengingatkan kepada seluruh aparatnya dari tingkat desa maupun kelurahan agar "peka " dengan kondisi masyarakat yang semestinya perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah agar mereka cepat tertangani .

"Kami juga mengharapkan peran serta masyarakat agar ikut membantu menginformasikan jika menemukan warga miskin yang layak mendapatkan bantuan untuk selanjutnya dikordinasikan  dengan instansi terkait supaya ditindaklanjuti" tandasnya.

Sementar itu Tukirin dan Katini khawatir dengan kondisi rumahnya yang sekarang ini. 

Apalagi saat musim hujan yang disertai angina, dipastikan rumahnya bocor dimana-mana, belum lagi kekhawatiran roboh diterpa angin kencang.

"Kami sangat kawatir  jika ada  angin kencang menerpa gubug kami ,apalagi saat musim hujan dipastikan tidak bisa ditempati karena bocor dimana-mana " ungkap Katini didepan Bupati.

Dalam keseharianya , pasangan suami istri ini hanya mengandalkan hasil  menjual rosok yang ia peroleh dari memungut di jalan.

 


End of content

No more pages to load