Gubernur Jatim Khofifah saat di Kediri.

Gubernur Jatim Khofifah saat di Kediri.



Pembangunan bandar udara (bandara) di Kabupaten Kediri selangkah lebih dekat. Oleh sebab itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung penuh berbagai langkah dalam rangka percepatan pembangunan bandara Kediri karena akan punya dampak signifikan untuk mempersempit ketimpangan utara-selatan di Jatim. 

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa ketimpangan di Jatim terjadi antara kota dan desa serta antara utara dan selatan. Sehingga percepatan pembangunan bandara Kediri diharapkan dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi, baik di sekitar bandara maupun akses ke berbagai destinasi wisata serta berkembangnya sektor perkebunan dan hortikultura di kawasan selingkar Wilis.

"Mudah-mudahan kehadiran Pak Menko Maritim bersama tiga menteri lainnya dapat mempercepat dimulainya pembangunan bandara Kediri. Hal ini juga seiring dengan dimasukkannya salah satu dari tiga prioritas pembangun Jatim adalah selingkar Wilis. Maka dukungan bandara di Kediri akan mempercepat pengembangan selingkar Wilis, baik sektor wisata, UMKM, perkebunan, hortikultur maupun perikanan," ungkap Khofifah saat mendampingi kunjungan kerja menteri koordinasi bidang kemaritiman RI, menteri perhubungan, menteri agraria dan tata ruang, serta menteri desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Grogol, Kabupaten Kediri.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menambahkan, pembangunan bandara di Kediri ini sudah dalam persiapan akhir. Oleh sebab itu, sebelum dilakukan groundbreaking, dibutuhkan sosialisasi secara komprehensif kepada semua stake holders. Tujuannya agar terbangun kesepahaman yang baik, terutama untuk menyerap aspirasi masyarakat dan pengembangan wilayahnya ke depan sehingga tercipta sinergitas yang berkelanjutan dan saling menguntungkan. 

Sementara itu, Menko Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan meyakinkan masyarakat yang hadir bahwa pembangunan infrastruktur ini tidak akan merugikan masyarakat. Diharapkan keberadaan bandara di Kabupaten Kediri ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar bandara.

Menko Luhut menjelaskan, proyek pembangunan bandara akan dimulai pada awal tahun 2020. Selain itu, pembangunan bandara ini juga merupakan instruksi langsung dari Presiden Jokowi sebagai salah satu komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat Kediri dan sekitarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, Kabupaten Kediri berhasil terpilih sebagai daerah yang akan dibangun bandar udara setelah mengalahkan tujuh wilayah lain di Jawa Timur. Rencananya proyek yang akan dikerjakan di Kabupaten Kediri bagian barat ini mencakup tiga wilayah kecamatan, yaitu,Tarokan, Grogol, dan Banyakan.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Bupati Kediri Haryanti Sutrisno, serta Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono.
 


End of content

No more pages to load