Supriyanto (batik merah) saat memotong untaian melati menandakan peresmian layanan Poetri dan Si Tole (foto : Joko Pramono/Jatim Times)

Supriyanto (batik merah) saat memotong untaian melati menandakan peresmian layanan Poetri dan Si Tole (foto : Joko Pramono/Jatim Times)


Editor

A Yahya


Berbagai inovasi terus dilakukan oleh RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk meningkatkan pelayananya. Teranyar, rumah sakit plat merah ini meluncurkan inovasi pelayanan pasien, Sistem Informasi Pendaftaran Online Tanpa Antri (si Poetri) dan Sistem Pendaftaran Tutol Dewe (si Tole).

Secara resmi launching 2 aplikasi ini ditandai dengan pemotongan pita okeh Direktur RSUD Dr Iskak, dr. Supriyanto Wakil Direktur serta jajarannya di depan loket pelayanan pada Jumat (30/08). Kedua inovasi ini untuk memangkas waktu tunggu dan pemberian kepastian jam layanan kepada pasien,

Aplikasi Si Poetri memungkinkan pasien untuk mendapatkan nomor antrean pendaftaran tanpa harus meninggalkan aktivitas sehari-hari di rumah, guna dilayani di Poli pada keesokan harinya.

Sedangkan si Tole untuk pasien yang belum sempat mendaftar di Poetri dan sudah berada di RSUD dr Iskak Tulungagung, bisa mendaftarkan dirinya secara pribadi melalui Anjungan Pendaftaran Mandiri si Tole yang ditempatkan di dekat loket pendaftaran. "Ini mungkim belum bisa dilakukan oleh Rumah sakit lain, yakni memberikan kepastian layanan pelayanan dan jam pelayanannya kepada pasien, jadi pasien tahu besok ke sini dilayaninya jam berapa," terang Supriyanto.

Menurutnya, kepastian hari layanan dan jam pelayanan pasien hanya bisa diterapkan apabila semua komponen yang ada di dalam rumah sakit berjalan sesuai dengan porsinya,

Supriyanto mencontohkan keberadaan dan kehadiran dokter salah satunya. Jika ada keterlambatan kehadiran dokter maka kepastian jam pelayanann tidak bisa diberikan, artinya ketika pihaknya sudah memberikan kepastian jam pelayanan maka dokter sudah bisa dipastikan ada di ruang kerjanya saat jam kerja dimulai.

Bahkan Supriyanto meminta hadirin yang hadir dalam peresmian program tersebut untuk melaporkan jika ada dokternya yang masih "ngompreng" atau buka praktek di jam layanan rumah sakit. "Silahkan laporkan ke saya kalau ada dokter RSUD yang masih ngompreng di jam kerja," ucapnya.

Supriyanto menjelaskan, berdasarkan datanya selama ini rata-rata dalam sehari RSUD Dr Iskak melayani 700an pasien untuk mendapatkan pelayanan di semua poli. Menurutnya, bukan tidak mungkin dengan adanya aplikasi ini maka akan lebih banyak lagi pasien yang bisa dilayani. "Bisa jadi bisa bakal lebih banyak lagi, makanya kita juga siapkan pembangunan bangunan 5 lantai untuk ruang perawatan," Ungkapnya.

Sementara itu Humas RSUD Dr Iskak Tulungagung, Mohammad Rifai mengatakan bagi pasien yang ingin mendapatkan nomer antrean melalui aplikasi Si Poetri bisa memanfaatkannya dengan mendaftar di aplikasi siPoetri melalui playstore atau melalui web resmi RSUD dr Iskak, sehari sebelum pemeriksaan sedangkan pendaftaran dilayani pada jam kerja setiap hari senin sampai jumat mulai pukul 08.00 sampai pukul 16.00.

"Saat ini masih melalui web resmi RSUD, ke depannya kita akan mempermudah melalui playstore dan bisa diunduh," ujarnya.

Disana pasien akan diarahkan untuk mengisi formulir online kemudian hasilnya berupa kode reservasi bisa ditunjukkan petugas di loket sebelum pemeriksaan. "Daftarnya hari ini, diperiksanya besok dengan menunjukkan kode reservasi itu dan melengkapi berkas," bebernya.

Sama seperti si Poetri, layanan Aplikas di si Tole juga dimanfaatkan untuk mempercepat proses pelayanan pasien, dimana pasien dipersilahkan menginput data dan poli tujuan sesuai dengan rujukannya untuk mendapatkan nomor pemeriksaan di poli yang diinginkan.

Rifai menambahkan, pihaknya telah menyediakan Anjungan Pendaftaran Mandiri si Tole yang ditempatkan di dekat loket pendaftaran, selama lebih kurang satu bulan akan ada petugas yang mendampingi pasien memasukkan data dalam mesin tersebut, selanjutnya diharapkan pasien bisa menginput data secara mandiri. "Ya mungkin sebulan dari sekarang akan ditunggu petugas, selanjutnya diharapkan pasien sudah bisa mengoperasikan si Tole," pungkasnya.


End of content

No more pages to load