pengambilan sumpah janji anggota dewan yang baru oleh ketua Pengadilan Negeri Tulungagung, Marice Dillak (foto : Dok Humas DPRD)

pengambilan sumpah janji anggota dewan yang baru oleh ketua Pengadilan Negeri Tulungagung, Marice Dillak (foto : Dok Humas DPRD)


Editor

A Yahya


 Sebanyak 49 anggota DPRD Tulungagung yang baru dilantik hari ini, Sabtu (24/8/19). Padahal seharusnya ada 50 anggota dewan baru yang dilantik hari ini. Satu anggota dewan tidak bisa mengikuti pelantikan lantaran sedang mengerjakan ibadah haji di Tanah Suci , Makkah al Mukaromah, Arab Saudi.

Pelantikan dilangsungkan di Graha Wicaksana, DPRD Tulungagung dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri Tulungagung, Marice Dillak.

Selain dihadiri oleh keluarga anggota DPRD, pelantikan ini juga disaksikan oleh Forkopimda Tulungagung, tokoh agama, tokoh masyarakat dan sejumlah tamu undangan lainya.

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo berharap dengan pelantikan anggota legislatif yang baru ini, sinergitas antara Pemkab Tulungagung dan DPRD bisa terjalin dengan baik. “Kita bisa bekerja dengan baik, berpartner dengan Pemkab Tulungagung sebagaimana amanat pasal 57 UU nomer 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah,” ujar Maryoto.

Dimana dalam pasal itu disebutkan bahwa pelaksana pemerintahan adalah Bupati dan Ketua DPRD. Dengan pelantikan ini, Maryoto menginginkan kerja sama yang lebih profesional antara Eksekutif dan Legislatif untuk mencapai hasil yang optimal untuk pengabdian dan pelayanan masyarakat.

“Kita dapat konsentrasi sehingga tingkat pengabdian pada masyarakat akan bisa kita optimalkan,” tutur Maryoto.

Maryoto menyinggung hal-hal yang dianggap penting untuk segera dilaksanakan oleh anggota Dewan yang baru, seperti program di utama di Kabupaten Tulungagung. “Pertumbuhan ekonomi kerakyatan daerah pinggiran, kemudian pengurangan pengangguran, ini yang penting sekali,” tandas Maryoto.

Saat disinggung tentang wakilnya dalam memimpin Tulungagung ke depan, Maryoto menyerahkan sepenuhnya kepada partai.

Saat ditanya asal wakilnya dari politikus, birokrat atau profesional, Maryoto belum mau ungkapkan dan tegaskan menyerahkan pada kebijakan partai pengusunganya, PDI P dan Nasdem. “Itu tergantung partai pengusung, sesuai ketentuan, pokoknya (wakil Bupati) bisa diajak kerja sama,” pungkas Maryoto.


End of content

No more pages to load