Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo didampingi Forkopimda memberi selamat kepada anggota Paskibraka (foto : dok. Humas Tulungagung)

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo didampingi Forkopimda memberi selamat kepada anggota Paskibraka (foto : dok. Humas Tulungagung)



Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2019 Kabupaten tulungagung, Kamis (15/8/19) malam. 

Prosesi pengukuhan digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung.

Kata Maryoto, ke 88 anggota Paskibraka saat ini sudah melalui berbagai ujian untuk bisa menjadi pasukan pengibar sang saka merah putih.

“Mereka ini merupakan putra-putri terbaik Tulungagung,” ujar Maryoto.

Pihaknya akan memberikan hadiah kepada anggota pasca upacara nantinya, dengan mengajak mereka berwisata yang biaya dan akomodasinya ditanggung Pemkab Tulungagung.

“Nanti diajak berwisata, setelah tugasnya selesai,” ujar Maryoto.

Seperti tahun lalu, acara pengukuhan menghadirkan keluarga anggota Paskibraka.

Suasana haru menghiasi perjumpaan anggota Paskibraka dengan keluarga mereka.

Meski sesaat, perjumpaan ini bisa menghapus kangen antara anggota Paskibraka dan kelaurganya, lantaran anggota Paskibraka sudah di Karantina sejak beberapa hari lalu.

Sebelumnya, untuk tahun ini, Tulungagung wajib berbangga. 

Bagaimana tidak, 1 pengibar bendera pusaka pada 17 Agustus di Istana Negara berasal dari Tulungagung.

Dia adalah Dhea Lukita, putri BMI (buruh Migran Indonesia) yang berhasil menyisihkan 113 pesaingnya dari 38 kota/kabupaten di Jawa Timur untuk melaju ke Istana Negara mewakili Jawa Timur.


End of content

No more pages to load