Para peserta olah raga padati jalan Alun-Alun Tulungagung (Foto : Anang Basso / TulungagungTIMES)

Para peserta olah raga padati jalan Alun-Alun Tulungagung (Foto : Anang Basso / TulungagungTIMES)



Seribuan masyarakat Tulungagung mengikuti olah raga bersama yang digelar oleh Kodim 0807, Polres dan Pemkab Tulungagung, Minggu (16/6) pagi di alun-alun. Selain olah raga bersama, para peserta yang sebagian besar terdiri dari para emak-emak juga mendeklarasikan Jatim Bersatu Menuju Indonesia Damai .

“Kita gunakan tagar (tanda pagar) #tolak kerusuhan, karena pemilu presiden belum selesai dan masih berproses di Mahkamah Konstitusi,” terang Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, Polri, Pemkab Tulungagung dan masyarakat Tulungagung untuk menolak segala bentuk kerusuhan.

"Dalam perkembangannya masih ada pihak-pihak yang menginginkan kondisi yang kurang kondusif. Untuk itu  kami mengajak masyarakat untuk menjaga dan mewujudkan Tulungagung yang damai dan sejuk,” ujar Tofik.

Dengan kedamaian dan kesejukan di tengah masyarakat Tofik mengharapkan semua bisa melaksanakan aktivitas dengan damai, fokus, tanpa gangguan dari kelompok mana pun.

"Hingga saat ini secara umum kondisi di Tulungagung masih aman dan kondusif," tegasnya.

Namun Kapolres mengaku tanpa bosan selalu mengajak semua pihak mewujudkan Tulungagung yang damai dan sejuk.

Terkait hasil Pilkada yang masih bergulir di MK, Tofik berharap masyarakat Tulungagung bisa berpikir jernih karena sudah ada yang menangani dan ada yang memikirkan.

“Serahkan pada bagiannya masing-masing secara profesional,” paparnya.

Jika ada aspirasi, maka boleh disalurkan lewat jalur yang ada lantaran negara Indonesia merupakan negara hukum yang menjamin penyampaian aspirasi.

"Bukan dengan cara preman dan menurut kemauan sendiri. Semua ada jalurnya, agar semua bisa teratur,” pungkasnya.


End of content

No more pages to load