Pasangan selingkuh dan 6 siswa SMP yang digerebek saat didata di kantor kelurahan. (foto: dok satpol PP)

Pasangan selingkuh dan 6 siswa SMP yang digerebek saat didata di kantor kelurahan. (foto: dok satpol PP)



Sebanyak 17 orang diamankan warga RT 4 RW 2 Kelurahan Jepun, Tulungagung, Minggu (14/4/2019) dini hari. Beberapa di antaranya masih berstatus pelajar SMP.

Mereka diamankan dari sebuah tempat kos  yang dianggap meresahkan oleh warga sekitar. "Kalau yang SMP 2 wanita dan 4 pria. Sisanya dewasa," ujar Ketua RT setempat Guswandi, Senin (15/4/19).

Awalnya, warga resah  terhadap tamu yang sering datang ke tempat kos yang dikelola Sugiono itu. Selain suara motor yang berisik, warga curiga lantaran banyaknya pasangan yang menginap di tempat kos. "Tiap malam selalu berisik. Apalagi ada yang pakai knalpot brong," ucapnya lebih lanjut.

Saat digerebek warga, dalam kamar yang dihuni 6 siswa SMP, ditemukan bekas minuman keras. Yang dewasa diamankan lantaran berada dalam kamar kos tanpa ikatan perkawinan.

Setelah diamankan warga, 17 penghuni kos itu dibawa ke kelurahan untuk selanjutnya dibawa ke  guna didata.

Pasangan bukan suami istri didata. Sedangkan 6 siswa SMP dijemput orang tuanya masing-masing. "Kami data, kami kasih pengarahan, buat pernyataan tidak mengulangi lagi," ujar kapolsek kota melalui humasnya, Bripka Heru.

Siswa SMP yang digerebek berinisial FGP, DDS, RN, YSP. Sedangkan siswi berinisial KKS dan RW. Seluruh siswa SMP itu berasal dari wilayah selatan Kota Tulungagung.

Sementara, perempuan pasangan bukan suami istri yang diamankan berinisial DP (22), warga Kelurahan Butiran, Kecamatan Kota; PW (22) asal Desa Beji, Boyolangu; DT (20), warga Desa Wonorejo, Kecamatan Pintu, Kediri; SN (25), warga Sumberejo, Kecamatan Kandat, Kediri; SA (18) dari Desa Nensi, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kabupaten Blitar.

Sedangkan yang laki-laki adalah DCP (22), asal Desa Tawing Kecamatan Munjungan, Trenggalek; AS (18), asal Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung; MS (25), dari Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung; DEP (25), asal Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Tulungagung; BS (25), asal Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung.


End of content

No more pages to load